Universitas Mercu Buana Gelar Pementasan Wayang Kulit Semalam Suntuk

man-headphones

CN, Jakarta -  Dalam rangka peringatan Ulang Tahun Universitas Mercu Buana (UMB) ke-31 digelar Pementasan Wayang Kulit semalam suntuk dengan lakon Wahyu Senopati oleh Dalang Ki Warseno Slank berlangsung di lapangan Masjid Manarul Amal Universitas Mercu Buana Jakarta, Sabtu (5/11/2016).

Rektor Universitas Mercu Buana, ‎Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho, MM mengatakan Pementasan Wayang Kulit ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT Universitas Mercu Buana ke-31. "Pementasan Wayang Kulit ini menjadi agenda rutin setiap tahun dalam rangka memperingati Ulang Tahun UMB dan ini merupakan salah satu bentuk komitmen kita (UMB) untuk melestarikan budaya bangsa selain itu juga menunjukan konsistensi kita untuk menjalankan salah satu kepedulian terhadap kearifan lokal," ujar Arissetyanto kepada wartawan disela-sela acara Pementasan Wayang Kulit. 

Menurut Arissetyanto, Wayang kulit merupakan kekayaan nusantara yang lahir dari budaya asli masyarakat Indonesia yang mencintai kesenian. Setiap bagian dalam pementasan wayang mempunyai simbol dan makna filosofis yang kuat. Apalagi dari segi isi, cerita pewayangan selalu mengajarkan budi pekerti yang luhur, saling mencintai dan menghormati. Pertunjukan wayang kulit telah diakui oleh UNESCO pada tanggal 7 November 2003, sebagai karya kebudayaan yang mengagumkan dalam bidang cerita narasi dan warisan yang indah dan berharga. 

Terpopuler

To Top