PPI Unas Menangkan Hibah John Templeton Foundation

man-headphones

dok. Biro humas Universitas Nasional.

CN, JAKARTA - Pusat Pengajian Islam Universitas Nasional (PPI Unas), menjadi salah satu lembaga yang berhasil memenangkan hibah dari John Templeton Foundation. PPI Unas dinilai berhasil menjadi lembaga yang secara khusus dirancang untuk menguatkan pendidikan lingkungan bagi kalangan muda muslim di Indonesia, dan secara luas mengenalkan khazanah ajaran Islam terkait lingkungan dan perubahan iklim.

Ketua PPI Unas, yang juga praktisi lingkungan, Dr Fachruddin Mangunjaya mengatakan dengan memenangkan hibah dari John Templeton Foundation, maka terhitung sejak bulan September 2021, PPI Unas bisa menyelenggarakan proyek yang selama ini menjadi fokus garapannya hingga tiga tahun ke depan. Karena itu, Dr Fachruddin Mangunjaya yang juga dikenal sebagai penulis dan ahli di bidang lingkungan mengucapkan terima kasih kepada John Templeton Foundation atas hibah ini.

“Dukungan dari lembaga ini akan semakin menguatkan sinergi antara agama dan ilmu pengetahuan dalam perlindungan alam dan lingkungan. Serta menunjukkan mengenai praktik-praktik terbaik yang telah terbangun di masyarakat, termasuk di kalangan pesantren,” kata Dr Fachruddin dalam keterangan tertulis, Kamis (2/9).

PPI Unas selama kegiatannya, berusaha membangun jembatan penghubung antara para ahli dan tokoh dengan komunitas Muslim serta ilmuwan dan praktisi lingkungan demi kebaikan manusia dan planet ini.

"Kami mendorong integrasi pemikiran Islam dan kajian ilmiah dan berkontribusi pada inisiatif lokal, nasional, regional dan internasional tentang Islam dan lingkungan. Kajian kami juga terbuka untuk kegiatan yang bersifat akademis dan kajian-kajian tentang pemikiran Islam baik klasik maupun kajian pemikiran Islam modern yang kemudian bersifat sebagai landasan praktis dan sumbangan lembaga pemikiran (think thank)," ungkapnya.

John Templeton Foundation adalah lembaga yang didirikan oleh Sir John Templeton. Yayasan ini dibentuk dengan cita-cita untuk mencapai visinya, yaitu mendorong dunia sains dan penemuan. John Templeton Foundation juga menetapkan Penghargaan Templeton untuk Kemajuan dalam kajian agama.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk penghormatan pada individu atau lembaga yang telah melakukan pencapaian keteladanan yang memanfaatkan kekuatan sains untuk mengeksplorasi alam semesta demi tujuan kebaikan bagi umat manusia yang ada di dalamnya.

Sepanjang tahun 2019 hingga 2023 nanti, John Templeton Foundation fokus pada bidang-bidang terpilih yang diharapkan bisa mempercepat kemajuan dalam topik-topik yang menjanjikan untuk memajukan pengetahuan dan pemahaman.

"Kami akan mendukung eksplorasi keyakinan dan praktik keagamaan; kita akan berinvestasi dalam penelitian ilmiah dasar yang dapat membentuk cara kita berpikir tentang keberadaan manusia; kami akan mendorong refleksi teologis dan filosofis terkait penemuan ilmiah; dan kita mendorong kebajikan tertentu seperti rasa syukur, rasa ingin tahu, dan kerendahan hati yang berkontribusi pada perkembangan manusia," demikian sebagaimana dilansir dari website lembaga ini.

Dr Fachruddin Mangunjaya juga mengungkapkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya dengan keanekaragaman hayati di dunia. Namun alam dan kehidupan satwa liar ini tengah mengalami ancaman kerusakan yang hebat. Penelitian dari Pew Research Center menunjukkan bahwa 85% dari populasi penduduk di dunia terafiliasi dengan tradisi agama dan spiritual, namun keterlibatan kelompok agama dalam persoalan krisis iklim yang saat ini menjadi isu yang paling mengkhawatirkan dalam sejarah peradaban manusia masih sangat kecil.

“Selain itu, proyek ini juga diharapkan akan meluaskan upaya-upaya masyarakat muslim yang secara positif kontribusi dalam memberikan solusi terhadap berbagai persoalan lingkungan, termasuk perubahan iklim dan pandemic Covid-19 yang melanda masyarakat dunia saat ini,” tambah Dr. Fachruddin.

Sementara itu, Rektor Unas, Dr. El Amry Bermawi Putra, mengucapkan selamat atas keberhasilan Dr Fachruddin Mangunjaya dan timnya dalam pendanaan ini.

“Ini merupakan pencapaian yang luar biasa untuk upaya dalam menjaga keseimbangan alam. Kami sangat bangga dan mengucapkan selamat atas keberhasilan PPI Unas,” demikian disampaikan Rektor Unas. (*)

Terpopuler

To Top