Penerapan Kelas Rawat Inap JKN Berikan Keadilan Manfaat Dan Pelayanan Bagi Peserta BPJS Kesehatan

man-headphones

Foto: Anggota DJSN P. Agung Pambhudi bersama Untung Riyadi.

CN, JAKARTA - Penerapan kelas rawat inap JKN atau kelas standar akan memberikan keadilan manfaat dan pelayanan bagi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan.

Agung Pambhudi menjelaskan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 dan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011, Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) bertanggungjawab terhadap implementasi Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

"Kelas standar ini adalah wujud dari prinsip ekuitas yang merupakan salah satu prinsip dasar dalam JKN. Jadi agar masyarakat yang mejadi peserta itu mendapatkan manfaat yang sebanding dan tidak dibeda-bedakan," kata Anggota DJSN dari unsur pemberi kerja, Drs. P. Agung Pambhudi, MM saat diskusi media yang digelar baik secara daring melalui aplikasi zoom dan pertemuan secara fisik dengan menerapkan protokol kesehatan di Hotel Pomelotel Kuningan Jakarta, Kamis (30/7).

"Penerapan kelas rawat inap JKN pada prinsipnya adalah untuk memenuhi Kebutuhan Dasar Kesehatan (KDK) yang ditetapkan oleh pemerintah," tambahnya.

Lebih lanjut Agung Pambhudi mengatakan adanya Kebutuhan Dasar Kesehatan (KDK) perlu disertai oleh pemberian pelayanan yang setara bagi seluruh peserta JKN. Oleh karena itu, dicanangkan konsep kelas standar yang juga menjadi amanat Undang-Undang Nomor 40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

Menurutnya kelas rawat inap JKN ini bukan kemudian pelayanannya paling rendah tapi kelas ini pada prinsipnya untuk memenuhi Kebutuhan Dasar Kesehatan (KDK) yang akan menjadi rujukan utama penerapan dari aspek perawatan maupun aspek non medis, untuk pelayanan dasar.

"KDK ini akan melihat bagaimana keharusan untuk pengaturan ruangan, pengaturan jarak satu tempat tidur dengan tempat tidur lainnya, pengaturan fasilitas ruangan. Jadi KDK pada prinsipnya untuk memberikan jaminan bahwa ketika peserta mengambil manfaat dari kepesertaannya," tutupnya. (*)
 

Terpopuler

To Top