Mensos Melepas Secara Resmi Fun Bike 2020 "New Normal, New Spirit"

man-headphones

Foto bersama Mensos Juliari P. Batubara pada acara Fun Bike 2020

CN, JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) RI, Juliari P. Batubara melepas secara resmi kegiatan Fun Bike (Sepeda Santai) 2020 dalam rangka menyambut New Normal dengan tagline "New Normal, New Spirit". Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Bank BNI 46 dengan jumlah peserta sebanyak kurang lebih 90 orang dari unsur Kementerian Sosial, Bank BNI, dan PT Pos Indonesia.

Rute Fun Bike 2020 "New Normal, New Spirit ini mengambil start dari Kemensos dikawasan Salemba Jakarta Pusat menuju finish di Gedung Konvensi TMPNU Kalibata, Jakarta Selatan.

Turut hadir pada kegiatan Fun Bike 2020 "New Normal, New Spirit": Penasihat Dharma Wanita Kemensos RI Grace Batubara, Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Direktur Hubungan Lembaga Bank BNI Sis Apik Wijayanto, Direktur PT Pos diwakili Direktur Strategi dan Kelembagaan Nur Fajriansyah, dan para pejabat Eselon I dan II lingkup Kementerian Sosial RI.

Dalam kesempatan ini, Mensos Juliari P. Batubara menyampaikan kegiatan Fun Bike 2020 "New Normal, New Spirit" tentunya juga sejalan dengan upaya pemerintah yang secara perlahan-lahan melonggarkan aktifitas normal, kegiatan-kegiatan ekonomi walaupun belum kembali seperti normal.

"Kita melakukan Fun Bike hari ini pastinya dengan protokol kesehatan yang berlaku. Saya merasakan keseruan berolah raga bersepeda bersama, apalagi saya jarang bersepeda, meski merasa cape dan ngos-ngosan juga tapi tetap senang ikut Fun Bike ini," kata Mensos Juliari usai mencapai finish di Gedung Konvensi TMPNU Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (20/6).

Mensos Juliari mengingatkan kepada masyarakat, meski telah siap menyambut era New Normal bukan berarti pada fase New Normal ini Covid-19 sudah hilang.

"Namun tentunya yang kita hindari jangan sampai terjadinya gelombang kedua (Second wave) Covid-19 yang bisa mengakibatkan penyebaran secara meningkat," ungkapnya.

"Oleh karena itu, walaupun sudah bisa beraktifitas protokol kesehatan tetap harga mati," tegas Mensos Juliari P. Batubara. (*)
 

Terpopuler

To Top