Bantu Terapi Warga Terlantar Akibat Covid-19, Dirjen Harry Hikmat: Optimis Ada Harapan Baru

man-headphones

Dirjen Rehsos Kemensos RI, Harry Hikmat pada acara penyaluran bansos sembako.

CN, JAKARTA - Kementerian Sosial melalui Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) Sembako bagi eks Penerima Manfaat dan warga terlantar akibat pandemi covid-19. Acara penyaluran bansos berlangsung di Balai Rehabilitasi Sosial Watunas Mulya Jaya di Jalan Tat Twam Asi No.47, RT.8/RW.2, Gedong, Kec. Ps. Rebo, Jakarta Timur, Jumat (22/5).

"Penyaluran bansos sembako bagi eks Penerima Manfaat dan warga terlantar adalah hasil refocusing, karena kita sudah memprediksi bahwa pandemi covid-19 tidak cepat selesai, diduga sampai Oktober nanti kita masih berkutat dengan covid sehingga November-Desember kalaupun recovery tinggal monitoring evaluasi," kata Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial (Dirjen Rehsos), Harry Hikmat.

"Hal terkait lainnya adalah anggaran yang ada menjadi tidak terserap dan tidak termanfaatkan kalau tidak kita alihkan. Oleh karena itu sekarang seluruh balai berhasil melakukan refocusing yang menurut laporan sampai saat ini lebih dari 27.000 yang telah disalurkan,"tambah Harry.

Lebih lanjut Harry Hikmat mengatakan kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial-Kemensos juga concern dan berkomitmen untuk bisa merespon covid-19.

"Di Balai Rehabilitasi Sosial Watunas Mulya Jaya ini juga diberikan Terapi yaitu terapi Fisik, terapi Mental Spiritual, terapi Psikososial dan terapi penghidupan seperti salon, menjahit, membatik, Handycraft, dan Kuliner sehingga bisa alih profesi. Jadi ada harapan baru setelah covid-19 berlalu," ungkapnya.

Ditambahkan Harry, selama pandemic Covid-19, Balai “Mulya Jaya” memberikan layanan berupa :
a. Karantina Mandiri bagi 108 orang Pekerja Migran Asal Malaysia dan dipulangkan ke daerah asal masing-masing.
b. Pemberian bantuan sosial sembako bagi masyarakat sekitar lingkungan balai sebanyak 50 paket.
c. Layanan Temporary Shelter bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Terlantar dan Korban PHK di daerah Jabodetabek.

Saat ini per tangal 21 Mei 2020, jumlah yang telah tertangani sebanyak 134 orang, telah dipulangkan ke keluarga sejumlah 65 orang, dirujuk ke instansi lain 6 orang, dan yang masih tinggal dibalai sejumlah 63 orang.

Rangkaian kegiatan penyaluran Bansos Sembako dilaksanakan mulai Jumat 22 Mei 2020 sampai dengan Sabtu 23 Mei 2020 dengan mekanisme yang telah direncanakan oleh tim penyaluran bansos balai. (*)
 

Terpopuler

To Top