UNAS Ajak Mahasiswa dan Sivitas Akademika Bahu Membahu Lewati Pandemik Covid-19

man-headphones

Fikes UNAS Berikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD).

CN, JAKARTA - Pandemik covid-19 yang terjadi di Indonesia, berdampak luar biasa terhadap kehidupan masyarakat. Selain membuat kondisi ekonomi negara dan masyarakat turun sangat tajam, berbagai sektor industri turut merasakan imbas dari adanya Covid-19, termasuk sektor pendidikan.

Kegiatan belajar mengajar yang sedianya dilakukan di kampus, kini dialihkan di rumah menggunakan metode online learning sesuai anjuran pemerintah. Hal ini tidaklah sulit bagi Universitas Nasional (UNAS) yang telah melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menggunakan metode Blended Learning  yaitu perpaduan antara perkuliahan onsite dengan online, yang telah dilakukan sejak tahun 2015. Baik dosen dan mahasiswa UNAS cukup terbiasa melakukan perkuliahan online, sebelum masa pandemik covid-19 terjadi.

"Universitas Nasional berkerja sama dengan 2 (dua) operator telekomunikasi terkemuka antara lain Telkomsel dan Indosat untuk memberikan layanan internet dengan memberikan gratis kuota data sebesar 30 GB setiap bulan bagi mahasiswa dan dosen membantu kegiatan perkuliahan online," kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Nasional, Dr. Zainul Djumadin, M.Si.  dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (20/5).

"Bantuan pengurangan biaya kuliah juga dilakukan Universitas Nasional untuk seluruh mahasiswa. Pengurangan sebesar Rp 100.000 diberikan untuk sekitar 10.000 mahasiswa aktif pada semester yang sedang berjalan. Artinya, Universitas Nasional telah menyisihkan dana sebanyak Rp 1 milyar untuk membantu mahasiswa yang terdampak covid-19. Keringanan batas waktu angsuran biaya kuliah juga diterapkan secara tepat sasaran," tambahnya.

 Lalu ada tambahan potongan biaya kuliah sebesar Rp 150.000,- dengan syarat dan prosedur dilakukan di masing-masing Fakultas oleh mahasiswa aktif, kemudian Fakultas akan meneruskan proses pengajuan ke Biro Administrasi Keuangan.

Lebih lanjut Zainul menambahkan bantuan kepada mahasiswa dan masyarakat di sekitar lingkungan Universitas Nasional juga dilakukan dalam bentuk pemberian sembako.

"Universitas Nasional berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban mahasiswa dan warga yang terdampak pandemi Covid-19," ungkapnya.

Bantuan ini diberikan oleh berbagai komunitas di Universitas Nasional, seperti UNBC (Universitas Nasional Bikers Community) hingga komunitas dosen dan mahasiswa.

Beberapa Fakultas dan Program Studi juga menggalang dana untuk membantu, seperti Program Studi Sosiologi dengan Program #PatunganKuota hingga Lumbung Beras yang digagas oleh Prodi Administrasi Publik dan Himapublik untuk menjangkau keluarga prasejahtera, serta pembagian sembako kepada mahasiswa terdampak covid-19 yang dilakukan oleh Fakultas Hukum dan Himakum, dan program UNAS Peduli yang memberikan sembako kepada para Mahasiswa yang terkena dampak dari Covid 19. (*)
 

Terpopuler

To Top