Jaga Kualitas Program JKN, Iuran BPJS Kesehatan Disesuaikan

man-headphones

DJSN saat menggelar video konferensi.

CN, JAKARTA - Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Tubagus Achmad Choesni menyampaikan naiknya Iuran BPJS Kesehatan secara resmi diterbitkannya Perpres No. 64 tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan untuk menangani defisit dan meningkatkan kualitas pelayanan.

Monitoring, evaluasi dan pengawasan yang dilakukan oleh DJSN terhadap penyelenggaraan JKN selama lima tahun berturut-turut menunjukkan tren pemanfaatan pelayanan kesehatan yang semakin tinggi dengan peningkatan biaya yang semakin melampaui kemampuan pendanaan.

Defisit struktural tidak terhindarkan dan gagal bayar fasilitas kesehatan terus berlanjut dengan jumlah yang semakin naik setiap tahunnya.

Dijelaskan Tubagus Achmad Choesni dengan dinaikkannya iuran BPJS Kesehatan meningkatkan kepatuhan pembayaran iuran peserta dan melakukan strategi komunikasi dan pemasaran sosial yang masif dan terintegrasi.

Menurutnya, peserta harus bisa merasakan peningkatan kualitas pelayanan yaitu optimalisasi JKN mobile, perbaikan sistem rujukan, adanya reward kepada peserta yang patuh membayar iuran seperti memberikan diskon.

"Naiknya iuran BPJS Kesehatan, masyarakat harus merasakan adanya peningkatan pelayanan kesehatan," kata Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Tubagus Achmad Choesni saat menggelar video konferensi di Jakarta, Selasa (19/5).

Dalam kesempatan yang sama, Anggota DJSN, Mohamad Subuh mengungkapkan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) nomor 64 tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Perpres tentang Jaminan Kesehatan merupakan langkah tepat.

"Perpres ini akan menjamin dari sisi pelayan kesehatan di tingkat masyarakat," kata Mohamad Subuh.

“Dalam aturan ini, pemerintah memutuskan menaikkan iuran untuk kelas I dan II. Sedangkan, iuran kelas III akan naik pada 2021. Padahal, sebelumnya pemerintah telah membatalkan kenaikan iuran setelah Mahkamah Agung mengabulkan gugatan pembatalan kenaikan iuran,” tambahnya.

Penyesuaian iuran dibutuhkan untuk menjaga kualitas dan keberlangsungan Program JKN dan penyesuaian iuran merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya perbaikan sistemik JKN (restrukturisasi komprehensif JKN) (*)

 

Terpopuler

To Top