Abaikan Implementasi Safety Management System, Penyebab Kasus Kecelakaan Pesawat Di 2019

man-headphones

CN, Jakarta - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah melakukan investigasi 30 kasus kecelakaan pesawat selama tahun 2019. “Kecelakaan penerbangan tersebut dengan kategori 8 accident dan 22 serious incident yang mengakibatkan 5 korban jiwa,” demikian diungkapkan  Kepala Sub Komisi (Kasubkom) Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Nurcahyo Utomo saat jumpa pers Capaian Kinerja KNKT dan Review Kecelakaan Transportasi tahun 2019, Kamis (19/12/2019).

Menurut Nurcahyo, KNKT komisi penerbangan menemukan isu keselamatan terjadi karena tidak adanya implementasi safety management system, kurangnya pengawasan operasi penerbangan, tidak terdesain dan sertifikasi pesawat udara juga ada faktor kesehatan penerbangan. “Ada banyak kasus, contohnya seperti kasus siswa pilot yg terbang rendah, tidak ada orang yang khusus memantau maka itu dapat terjadi  kecelakaan, itu merupakan kecelakaan tidak adanya safety management system,” tuturnya.

Nurcahyo menjelaskan bahwa, peristiwa penerbangan yang menonjol Tahun 2019 antara lain, Low altitude operation (LALT), Cessna 172, PK- WUG di Sungai Cimanuk, Jawa Barat, tanggal 22 Juli 2019, pesawat udara rusak parah dan seorang meninggal.

Controlled flight into terrain (CFIT), DHC-6, PK-  CDC di U-pass Illaga, Papua, 18 September 2019, pesawat udara hancur dan sebanyak 4 orang meninggal. Kejadian runway excoursion mendominasi kasus yang diinvestigsi, yaitu sebanyak 10 kejadian.

Nurcahyo menambahkan bahwa, KNKT telah menyelesaikan 5 laporan investigasi dan mengeluarkan 39 rekomendasi keselamatan, ATR 72-500 (PK-WFK) mengalami kebakaran mesin, ATR 72-600 (PK-WGW) mengalami abnormal runway contact dan keluar landasan, serta Cessna 208B EX (PK-FSO) yang menabrak gunung Anem, Oksibil (controlled flight into terrain), Sela8n itu, Cessna 172 (PK-BYK) yang mengalami aircraft proximity dengan ATR 72-600 (PK-WHS) di atas Pulau Sumbawa, dan Boeing 737-8 (MAX) registrasi PK-LQP yang lepas kendali di Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Terpopuler

To Top