Menristek Bambang Brodjonegoro: Pelaku Usaha Dapat Menerapkan Model Bisnis Baru

man-headphones

Foto: Menteri Riset Teknologi dan Kepala Badan Riset Nasional, Bambang Brodjonegoro.

CN, JAKARTA - Indonesia sudah memasuki era Revolusi Industri 4.0 sehingga semua pihak dapat melakukan penyelerasan kebijakan dan produktivitas di era digital.

Menteri Riset Teknologi dan Kepala Badan Riset Nasional, Bambang Brodjonegoro, menyatakan era Revolusi Industri 4.0 ini ditandai dengan perkembangan Artificial Inteligent (AI),  Internet of Things (IoT), Advanced Robotic, Virtual Realita,  Cyber Security dan 3D Printing.

Menurut Menristek, teknologi digital akan diterapkan dalam seluruh  rantai industri, sehingga melahirkan bisnis proses baru berbasis digital yang menghasilkan produk berkualitas dan produktivitas tinggi.

"Dalam menjalani era Revolusi Industri 4.0 ini, pelaku usaha harus menata usahanya. Dan yang tak kalah penting, adalah bagaimana para pelaku usaha dapat menerapkan model bisnis baru tersebut pada jajaran di perusahaan dan menjual ide tersebut ke market," kata Bambang Brodjonegoro saat acara Indonesia Business Award 2019 di Auditorium Gedung BPPT 2 Jakarta, Rabu sore (6/11).

Lebih lanjut Bambang menegaskan pentingnya kreativitas dalam mengimplementasikan dan menerapkan model bisnis baru ini, baik pada internal dan eksternal perusahaan.

“Di sinilah tantangan bagi perusahaan yang harus berubah dengan menggunakan teknologi dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia," tutur Menteri Riset Teknologi dan Kepala Badan Riset Nasional, Bambang Brodjonegoro.

Menristek menambahkan bahwa saat ini semua pihak membutuhkan teknologi dalam meningkatkan hasil produksi secara maksimal dan berkualitas. (*)

 

Terpopuler

To Top