Yusril Ditunjuk Tangani Kasus Bank Bali

man-headphones

CN, Jakarta - Pemilik Bank Bali, Rudy Ramli menunjuk Prof. Yusril Ihza Mahendra dari Kantor Hukum dan Pengacara Ihza sebagai konsultan hukum dalam menangani kasus Bank Bali. Sebelum menunjuk Yusril sebagai pengacara, Rudy Ramli telah menyampaikan kejanggalan pengambilalihan saham PT Bank Bali Tbk kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), KPK dan juga BPK, tapi belum ada respon. Diharapkan dengan menggunakan pengacara, langkah memperoleh haknya dapat tercapai.

"Kami sudah memiliki beberapa dokumen rencana jahat Standard Chartered Bank (SCB) dalam mengambil alih Bank Bali, diantaranya dengan nama proyek Fork," demikian diungkapkan Rudy Ramli pada acara 20 tahun kasus Bank Bali, di Jakarta, Senin (09/09/2019).

Menurut Rudy, dirinya berani menggugat kasus Bank Bali karena adanya beberapa dokumen yang mengindikasikan kecurangan. “Saya berharap ditunjuknya Yusril sebagai konsultan hukum, proses menuntut keadilan semakin terang.” ujarnya.

Rudy menjelaskan bahwa, dalam dokumen yang dimilikinya itu jelas sekali skenario SCB agar bisa mendapatkan Bank Bali. Selain itu, ada dokumen lain berupa surat yang berisi permintaan SCB kepada Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) dan Bank Indonesia (BI) terkait pengambil alihan Bank Bali. "Dengan sejumlah dokumen dugaan kecurangan tersebut, kami dibantu konsultan hukum Pak Yusril Ihza Mahendra siap menggugat SCB ke proses hukum," tegas Rudy Ramly.

Pada kesempatan yang sama, Yusril yang ikut hadir dalam acara 20 tahun kasus Bank Bali, menyatakan kesiapannya membantu Rudy Ramli dalam menuntut haknya dengan menjadi pengacara Bank Bali. "Saya siap dengan kemampuan dan profesionalitas saya membantu Rudy Ramli menuntut haknya yang merasa didholimi. Kami akan segera mendaftarkan gugatannya," tegas Yusril.

Terpopuler

To Top