Kebaya Sebagai Warisan Indonesia, Kemenko PMK Canangkan Selasa Berkebaya

man-headphones

(Kelima dari kanan) Sekretaris Menteri Koordinator (Sesmenko) PMK Y.B. Satya Sananugraha. (Foto: Isk)

CN, JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI bekerja sama dengan Komunitas Perempuan Berkebaya Indonesia menggelar acara Sosialisasi Perempuan Berkebaya berlangsung di Kemenko PMK RI Jakarta, Selasa (20/8/2019). Sosialisasi perempuan berkebaya ini bertujuan untuk membudayakan kebaya di Indonesia.

"Kita mulai dari Kemenko PMK sosialisasi perempuan berkebaya ini, mulai sekarang setiap Selasa pegawai wanita Kemenko PMK selalu memakai kebaya," kata Sekretaris Menteri Koordinator (Sesmenko) PMK Y.B. Satya Sananugraha.

Y.B. Satya Sananugraha menyampaikan dari 420 pegawai PMK, 170 pegawainya wanita jika 170 pegawai wanita ini memakai kebaya berarti Kemenko PMK sudah bisa mensosialisasikan.

Lebih lanjut Y.B. Satya Sananugraha berharap sosialisasi ini juga sampai di delapan kementerian mitra PMK mulai dari Kementerian Agama, Kemendikbud, Kemenristekdikti, Kementerian PPPA, Kemensos, Kemenkes.

"Temen-temen mitra kita inikan sering rapat diluar jadi kalau setiap rapat pada hari selasa bisa memakai kebaya," ungkapnya.

Sementara itu salah seorang pendiri Komunitas Perempuan Berkebaya (KPB) Tuti Roosdiono memberikan apresiasi atas gebrakan yang luar biasa dari Menko PMK Puan Maharani yang menjadikan kebaya ini benar-benar punya Indonesia.

"Kami sangat apresiasi dan bangga atas pencanangan Pakai Kebaya Setiap Selasa, kami ingin kebaya ini benar-benar punya Indonesia selain itu kebaya ini juga menambah aura bagi pemakainya," kata Tuti Roosdiono yang juga pemilik sanggar tari dan pemerhati budaya Indonesia.

Tuti Roosdiono sangat berharap kebaya ini bisa menjadi bagian dari gaya hidup kaum perempuan milenial dan menjadi tren berpakaian karena Kebaya dan Batik merupakan warisan budaya bangsa Indonesia yang harus di jaga dan dilestarikan keberadaannya. (*)
 

Terpopuler

To Top