Lindungi Hak Pelaut, Kemenhub Fasilitasi Santunan Ahli Waris Pelaut

man-headphones

CN, Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan kembali turut serta dalam memfasilitasi dan memediasikan penyerahan santunan kepada keluarga pelaut atas nama Capt. Gora Prahananta yang meninggal di atas kapal Kirana Quintya bendera Singapura saat menjalankan tugasnya sebagai pelaut. “Alhamdullilah, proses serah terima santunan berlangsung lancar dan dimuat dalam perjanjian bersama yang ditandatangani kedua belah pihak dan pihak asuransi,” demikian diungkapkan Direktur Perkapalan dan Kepelautan Capt. Sudiono di Jakarta, Sabtu (15/6/2019).

Penyerahan santunan senilai USD 27.000 tersebut diserahkan oleh perwakilan perusahaan pelayaran PT. Scorpa Pranedya, Capt. P. Soesilo kepada ahli waris korban yaitu istri almarhum, Sofia Tresia pada tanggal 14 Juni 2019 di Jakarta dan disaksikan langsung oleh pihak asuransi Spica Services (Indonesia) Leonora F. Leihitu.

Menurut Direktur Capt. Sudiono, saat melaksanakan tugasnya Capt. Gora Prahananta mengalami sakit hingga meninggal dunia di atas kapal pada tanggal 23 Februari 2019. “Atas nama Pemerintah, Capt. Sudiono menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas meninggalnya salah satu pelaut terbaik Indonesia,” tuturnya.

Capt. Sudiono menambahkan bahwa, pihaknya juga berterima kasih kepada PT. Scorpa Pranedya yang telah menyelesaikan pemberian santunan serta semua pihak yang telah melakukan perdamaian. “Ini sebagai bukti tanggung jawab dan klaim kepada keluarga korban,” jelasnya. 

Capt. Sudiono menjelaskan, penyerahan santuan ini sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2000 tentang Kepelautan yang menyatakan bahwa jika awak kapal meninggal dunia, pengusaha angkutan di perairan wajib membayar santunan. "Upaya mediasi seperti ini merupakan salah satu bentuk pelayanan konkret dan dukungan Pemerintah dalam melindungi hak pelaut serta membantu menyelesaikan permasalahan hingga menghasilkan kesepakatan yang dapat diterima kedua belah pihak," pungkas Capt. Sudiono.

Terpopuler

To Top