Memberdayakan Ekonomi Disabilitas Secara Pelatihan Vokasi

man-headphones

Thisable Enterprise hadir menjadi wadah teman disabilitas dan keluarganya agar mandiri secara ekonomi. (Foto: Istimewa)

CN, JAKARTA - Festival Vokasi Teman Disabilitas, adalah gagasan training keterampilan dari Thisable Enterprise yang dilakukan secara roadshow 10 kota dalam waktu 1 bulan, yakni (14 Maret 2019 –13 April 2109), kota-kota yang dimaksud adalah Surabaya (14/3), Malang (19/3), Solo (21/3), Yogyakarta (23/3), Kebumen (24/3), Bandung (28/3), Semarang (31/3), Cirebon (2/4), Bekasi (9/4), dan berakhir di Jakarta (13/4).

Thisable Enterprise adalah sebuah social enterprise di bidang employment service, didirikan oleh seorang perempuan penyandang tunarungu/tuli, Angkie Yudistia sejak tahun 2011 untuk memberdayakan ekonomi penyandang disabilitas agar dapat memperoleh pekerjaan.

Adapun Thisable memiliki kurang lebih 2.000 database Jabodetabek yang telah dilakukan assesment agar siap untuk disalurkan pekerjaan.

Dengan gagasan training secara roadshow ini, memiliki target 2.000 tambahan penyandang disabilitas area pulau Jawa yang akan diberikan training secara Gratis agar siap menghadapi inklusifitas pekerjaan yang dibutuhkan saat ini.

“Setelah 8 tahun Thisable Enterprise hadir menjadi wadah teman disabilitas dan keluarganya agar mandiri secara ekonomi untuk skala jabodetabek, inilah saatnya untuk bisa memberdayakan lebih banyak lagi di area luar Jabodetabek yang membutuhkan pekerjaan. Semakin banyak yang diberi training, semakin banyak tenaga kerja terdidik yang terserap perusahaan," jelas CEO Thisable Enterprise, Angkie Yudistia dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (19/3).

Dengan Tagline #BERSATUUNTUKBERDAYA, Thisable mengajak semua pihak untuk ikut berkontribusi menyukseskan program FESTIVAL VOKASI TEMAN DISABILITAS ini menjadi program inklusi yang dapat membuka kesempatan seluas-luasnya kepada perusahaan untuk merekrut sesuai amanah Undang - Undang Republik Indonesia No.8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas, Menurut Undang-Undang No. 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, yang dimaksud dengan Penyandang Disabilitas adalah setiap orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan sensorik dalam jangka waktu lama yang dapat berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan kesamaan hak.

Undang-Undang yang sama juga menekankan hak-hak penyandang disabilitas yang salah satunya adalah hak pekerjaan, kewirausahaan dan koperasi.

Meskipun hak-hak tersebut telah dijamin oleh negara dalam implementasinya penyandang disabilitas masih menghadapi tantangan untuk dapat diterima bekerja di sector formal.

Data Kementerian/Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyebut hanya 25% penyandang disabilitas di Indonesia yang bekerja, baik di sector formal maupun informal.

Sebanyak 39,9% bekerja sebagai petani, 32,1% bekerja sebagai buruh 15,1% bekerja di sektor jasa dan sisanya bekerja di perusahaan swasta atau menjadi wiraswasta.

Oleh hal tersebut, Thisable Enterprise selaku social enterprise yang sudah bergerak dalam bidang pemberdayaan menyadari bahwa hal ini harus dapat diselesaikan untuk mewujudkan terciptanya pemberdayaan teman disabilitas secara masif dibeberapa kota di Pulau Jawa. (*)

Terpopuler

To Top