Uji Petik Rencana Peraturan Menteri Terkait Ojol, Dapat Sambutan Positif

man-headphones

CN, Jakarta - Uji petik Rencana Peraturan Menteri (RPM) angkutan ojek online mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat. “Dari sisi materi (substansi) positif, hanya saja saat uji publik yang sudah dilaksanakan di Medan dan Bandung ini, rata-rata mereka mempertanyakan representasi Tim 10,” demikian diungkapkan Dirjen Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan Budi Setiyadi di Jakarta, Jumat (8/2/2019).

Menurut Dirjen Budi, pertanyaan yang sering terjadi saat uji petik, hampir sama dikemukakan masyarakat. “Misalnya saja mengapa memilih si fulan, bukannya fulan lainnya. Atau mengapa pilih dari kota A, sedangkan dari kota B tidak ada perwakilan.” Tuturnya.

Dirjen Budi menambahkan bahwa, pihaknya dalam waktu dekat akan menyelenggarakan uji publik di Semarang, Makassar, dan Balikpapan untuk menampung masukan dari para peserta. “Kami manargetkan Maret 2019 PM Ojol bisa rampung dan diundangkan Kementerian Hukum dan HAM. Harmonisasinya akan dilaksanakan akhir Februari 2019.” Tegasnya.

Dirjen Budi mengatakan yang menjadi fokus perhatian pemerintah adalah tiga poin penting dalam pembuatan RPM mengenai tarif, suspend, dan keselamatan.

Terpopuler

To Top