Prevalensi Kanker di Indonesia Meningkat, Menkes Himbau Masyarakat Hidup Sehat

man-headphones

Menkes RI Nila Moeloek pada acara peringatan Hari Kanker Sedunia 2019 di Kemenkes RI Jakarta, Senin (4/2)

CN, Jakarta - Prevalensi kanker di Indonesia mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) tahun 2013 kejadian kanker mencapai angka 1,4 per 1.000 penduduk sedangkan pada tahun 2018 naik menjadi 1,8 per 1.000 penduduk.

"Meningkatnya prevalensi kanker di Indonesia menjadi hal yang sangat penting diperhatikan. Kasus ini dapat dicegah dengan meningkatkan kesadaran masyarakat menerapkan gaya hidup sehat dan melakukan cek kesehatan secara berkala," kata Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Nila Moeloek pada acara peringatan Hari Kanker Sedunia 2019 di Kemenkes RI Jakarta, Senin (4/2).

Menkes mengimbau masyarakat pentingnya menjaga kesehatan dengan berolahraga dan makan yang teratur. Khususnya wanita agar melakukan deteksi dini untuk mencegah terjadinya kanker serviks dan payudara. Deteksi dini dapat dilakukan dengan tes inspeksi visual asam asetat (IVA) dan pemeriksaan payudara klinis (Sadanis). Untuk melakukan deteksi dini kanker serviks, itu bisa dilakukan di Puskesmas dan murah,” Imbau Nila.

"Jadi sangat penting menjaga perilaku hidup sehat dan melakukan gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS), salah satunya adalah aktivitas fisik, makan yang sehat dan cek kesehatan secara berkala, itu yang harus kita lakukan," tegas Menkes. (*)

Terpopuler

To Top