Tokyu Land Indonesia Rilis Proyek Branz Mega Kuningan

man-headphones

Foto: Operating Director Overseas Business Division Tokyu Land Corporation Masaoki Kanematsu

CN, Jakarta - Tokyu Land Corporation melalui anak usahanya PT Tokyu Land Indonesia semakin gencar meningkatkan investasinya di Indonesia. Setelah membangun Branz BSD dan Simatupang, di penghujung tahun 2018 sekaligus bertepatan dengan peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia - Jepang kembali merilis proyek prestisius terbarunya bertajuk Branz Mega Kuningan.

Saat konferensi pers, Operating Director Overseas Business Division Tokyu Land Corporation Masaoki Kanematsu mengatakan perusahaan sangat serius melanjutkan komitmennya dalam mengembangkan bisnis dan berkontribusi untuk Indonesia.

Lebihlanjut Masaoki mengatakan, untuk mengembangkan Branz Mega Kuningan, Tokyu Land Indonesia dan JOIN berbagi komposisi dana investasi. Dari total investasi senilai Rp 2,5 triliun, porsi JOIN sebesar 6,5 miliar yen atau ekuivalen Rp 837 miliar.

Nilai sebesar itu merupakan bentuk bantuan pendanaan dari JOIN yang kelahirannya bertujuan untuk mendorong perusahaan-perusahaan Jepang supaya ikut berkompetisi di pasar infrastruktur dan properti internasional.

"Kami sudah hadir di Indonesia sejak 43 tahun yang lalu, komitmen kami semakin diperkuat sejak dibangunnya Branz BSD dan Simatupang. Hingga kini sudah 4.500 rumah yang telah kami bangun," kata Masaoki di Jakarta, Selasa (18/12).

Sementara itu, Walikota Jakarta Selatan Marullah Matali memberikan apresiasi atas komitmen PT Tokyu Land Indonesia untuk meningkatkan investasinya di Indonesia khususnya di wilayah Jakarta Selatan.

"Pengembangan hunian ini akan membantu kami dalam menciptakan hunian yang nyaman bagi masyarakat di wilayah Jakarta Selatan, serta menciptakan lapangan pekerjaan," kata Marullah. *

 

Terpopuler

To Top