Universitas Belanda Akui Tingginya Minat Masyarakat Jakarta untuk Studi di Belanda

man-headphones

Foto: Koordinator Promosi Pendidikan Nuffic Neso Indonesia, Inty Dienasari (kaos orange) disela-sela acara Dutch Placement Day (DPD) di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Jumat (9/11).

CN, Jakarta - Setelah sukses menggelar Dutch Placement Day di kota Surabaya (6/9), hari ini Nuffic Neso Indonesia memboyong 27 universitas riset maupun universitas ilmu terapan Belanda untuk bertemu dengan masyarakat Jakarta yang tertarik untuk studi di Belanda pada jenjang studi foundation, Bachelor, Master, PhD, maupun non-degree seperti kursus singkat di Belanda.

Koordinator Promosi Pendidikan Nuffic Neso Indonesia, Inty Dienasari mengharapkan melalui pameran pendidikan tinggi Belanda ini dapat meningkatnya kesadaran para pelajar untuk membekali dirinya dengan pengetahuan dan kemampuan dengan baik untuk dapat bersaing di era globalisasi.

Ia mengungkapkan DPD menjadi one stop information centre dimana pengunjung dapat berkonsultasi one on one, mengikuti presentasi universitas maupun Lembaga pengelola beasiswa, seminar menulis motivation statement, hingga mengikuti IELTS Try Out.


Pameran Pendidikan Tinggi Belanda

Setiap tahun Neso Indonesia menyelenggarakan pameran pendidikan Belanda atau yang disebut “Dutch Placement Day” dan kota Jakarta selalu menjadi kota yang wajib untuk menggelar acara yang ditunggu setiap peminat studi di luar negeri.

Terlebih lagi, merupakan sebuah kebanggaan tersendiri dimana DPD Jakarta kali ini dapat didukung dan difasilitasi oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. 

"Dengan menghadiri acara ini, pengunjung mendapatkan informasi langsung dari universitas di Belanda tentang program studi yang ditawarkan, biaya – biaya yang bersangkutan selama kuliah di Belanda, cara pendaftaran, dan persiapan – persiapan yang perlu dilakukan untuk mendaftar ke universitas di Belanda," kata Koordinator Promosi Pendidikan Nuffic Neso Indonesia, Inty Dienasari disela-sela kegiatan acara Dutch Placement Day (DPD) di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Jumat (9/11).

Setelah memboyong 16 institusi pendidikan tinggi Belanda untuk bertemu masyarakat Surabaya pada 6 November 2018 lalu, total 27 institusi pendidikan tinggi Belanda memutuskan untuk tidak melewati rangkaian pameran pendidikan DPD dan European Higher Education Fair di Jakarta. 

"Alasan banyaknya institusi pendidikan tinggi Belanda yang berpartisipasi pada acara DPD di Jakarta karena mereka melihat besarnya potensi masyarakat baik dari segi minat maupun kemampuan untuk sekolah di luar negeri. Antusias masyarakat Jakarta terhadap informasi pendidikan di luar negeri khususnya di Belanda dapat terlihat dari jumlah pendaftar yang tercatat mencapai sebanyak 1,500 yang terdiri dari pelajar / lulusan SMA, mahasiswa perguruan tinggi, karyawan, orang tua murid, maupun praktisi akademis," tuturnya.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, DPD 2018 dilengkapi dengan PhD Recruitment yang diselenggarakan Nuffic Neso Indonesia bekerja sama dengan Academic Transfer. Academic Transfer adalah lembaga yang menginformasikan lowongan untuk berkarir dalam penelitian dan pendidikan tinggi di Belanda. Sesi PhD Recruitment memberikan kesempatan bagi para peneliti yang tertarik mengambil gelar PhD di Belanda untuk tatap muka dan berdiskusi langsung dengan para professor yang dapat menjadi pembimbing penelitian. Kesempatan ini diharapkan dapat memfasilitasi kandidat PhD untuk memperoleh Letter of Admission (LoA) dari pihak universitas Belanda yang nantinya akan membantu proses aplikasi beasiswa. Lima belas (15) professor dari berbagai disiplin ilmu hadir di DPD Jakarta.

DPD 2018 juga didukung oleh KLM dan Erasmus Training Centre dalam penyelenggaraan: DPD 2018 Instagram Competition. Peserta kompetisi akan memperebutkan 1 tiket pp Jakarta – Amsterdam dari KLM Royal Dutch Airlines bagi pemenang pertama, serta 1 paket kursus gratis Bahasa Belanda dari Erasmus Training Centre untuk masing-masing pemenang ke dua dan ke tiga. Syarat dan ketentuan untuk mengikuti kompetisi ini dapat ditemukan di www.nesoindonesia.or.id/dpdigcomp 


Belanda Sebagai Destinasi Menarik untuk Studi

Sektor pendidikan tinggi Belanda menyediakan lingkungan belajar yang sangat berorientasi internasional. Peter menegaskan bahwa, “Kami senang menyambut siswa dari semua budaya dan agama. Anda akan bergabung dengan komunitas staf dan mahasiswa yang dinamis dan beragam. Orientasi internasional yang kuat dari ekonomi dan masyarakat Belanda menjelaskan mengapa Belanda adalah negara pertama di benua Eropa yang menawarkan program studi berbahasa Inggris dan gelar yang diakui dunia”.

Beliau menambahkan, “Pendidikan tinggi di Belanda memiliki kualitas tinggi dan telah berhasil mempertahankan reputasi di tingkat dunia. Sembilan universitas riset Belanda berada di 200 besar the World University rankings dan Belanda menduduki peringkat 4 terbaik dalam kualitas pendidikan secara umum. Sungguh merupakan pencapaian yang besar bagi sebuah negara kecil.  Tak perlu repot mempersiapkan belajar Bahasa Belanda secara khusus untuk studi di Belanda, karena telah ditawarkan lebih dari 2,100 program studi internasional yang pengajaran  sepenuhnya dilaksanakan dalam bahasa Inggris. Calon mahasiswa hanya perlu memenuhi kemampuan Bahasa Inggris yang dibuktikan dengan ujian IELTS atau TOEFL. Lebih dari 90% masyarakat Belanda pun mampu berbahasa Inggris sehingga para pelajar tidak kesulitan dalam kehidupan sehari-hari.”

Kualitas pendidikan di Belanda sudah merata dan diakui dunia. Hal ini terbukti dengan lebih dari 112,000 mahasiswa internasional menempuh salah satu dari 2,100 program studi internasional yang tersedia di Belanda pada tahun akademik 2017-18. Sebanyak 164 negara yang berbeda tercerminkan dalam angka keseluruhan mahasiswa yang saat ini menempuh pendidikan di institusi pendidikan tinggi Belanda.


Menuangkan Motivasi Diri dalam Tulisan

Tidak hanya sampai pada mengetahui motivasi diri untuk mewujudkan impian studi di luar negeri. Motivasi yang tepat juga harus dapat dituangkan dalam tulisan yang menarik bagi universitas tujuan kita yang membacanya. 

Motivation Statement contohnya, salah satu persyaratan yang menentukan berhasil atau tidaknya kita meyakinkan pihak universitas bahwa kita kandidat yang bernilai. Terlebih lagi, program beasiswa juga mensyaratkan adanya penulisan esai yang mencerminkan kemampuan dan motivasi kandidatnya. 

Tulisan tersebut diwajibkan dalam Bahasa Inggris jika ditujukan untuk universitas Belanda, dan bahkan menjadi faktor penentu yang kuat untuk melamar program beasiswa seperti StuNed, OTS, OKP, LPDP, dan lainnya. Sehingga, kami mengundang Alumni Belanda untuk ikut ambil bagian dalam acara DPD 2018 dengan memberikan seminar mengenai kiat sukses menuliskan surat motivasi (how to write a motivation letter) serta bekerja sama dengan Kaplan Edupac untuk menyelanggarakan IELTS Try out. Kesempatan ini ditawarkan untuk membantu para pelajar dalam memprediksi tingkat kemampuan Bahasa Inggris mereka mengingat salah satu syarat pendaftaran ke universitas Belanda adalah menunjukan hasil ujian IELTS atau TOEFL iBT. Nilai IELTS minimal yang diminta universitas Belanda adalah 6, namun sangat banyak universitas yang meminta nilai IELTS minimal 6.5 untuk program Sarjana dan Magister bahkan minimal 7 untuk program Doktoral. *

Terpopuler

To Top