Mensos: Target Angka Kemiskinan di Indonesia Akan Turun Tahun Depan

man-headphones

CN, Jakarta - Pada pemaparan pencapaian 4 tahun pemerintahan Jokowi-JK di Kementerian Sosial RI, Jakarta, Rabu (24/10). Menteri Sosial (Mensos) RI, Agus Gumiwang Kartasasmita menargetkan angka kemiskinan di Indonesia tahun depan akan turun menjadi 9,3 persen.

"Kementerian Sosial akan berfokus pada Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)," ungkap Mensos.

Agus Gumiwang mengatakan target 9,3 persen itu bisa tercapai jika disiplin dalam melaksanakan program-program. Jika disiplin melakukan program-program seperti Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non-Tunai, target bisa mencapai penurunan.

"Harus ada program-program pemberdayaan sosial dan masyarakat. Sebab, jika program yang ada saat ini dihentikan, keluarga akan kembali miskin," tuturnya.

Program Keluarga Harapan (PKH)
PKH merupakan bantuan sosial bersyarat kepada keluarga miskin, dengan salah satu tujuan mengurangi kemiskinan dan kesenjangan. Jumlah Penerima PKH selalu meningkat setiap tahunnya, pada tahun 2015 jumlah KPM PKH 3.5 juta dan meningkat menjadi 10 juta di tahun 2018.

Indeks Bantuan PKH pada tahun 2015--2016 disesuaikan dengan kondisionalitas penerima
manfaat, Tahun 2017--2018 nilai bantuan flat sebesar Rp1.890.000/KPM. Tahun 2019 nilai
bantuan menjadi kondisional sesuai beban kebutuhan keluarga dengan peningkatan pada komponen pendidikan dan kesehatan 100 persen. Jumlah PKH Graduasi dari tahun 2015-2017 sebanyak 230.351 KPM.

Pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo, penyaluran bantuan sosial mengalami perubahan dari tunai menjadi non tunai guna efektifitas dan akuntabilitas penyaluran.
Kemensos bekerja sama dengan Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) dalam penyaluran bansos menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). KKS merupakan era baru dalam penyaluran bansos non tunai yang merupakan karya inovasi HIMBARA dimana dalam satu kartu dapat berfungsi sebagai kartu kombo yaitu Tabungan dan
Dompet (e-wallet).

Dengan adanya bansos non tunai menggunakan KKS maka Kemensos turut
serta mendorong keuangan inklusi.
Inovasi berikutnya adalah PKH menjangkau penyandang disabilitas berat dan lansia yang berada di keluarga penerima PKH juga diberikan bantuan masing-masing Rp2,4 juta.

Pada tahun 2018 jumlah penyandang disabilitas dalam keluarga PKH sebanyak 119.311 orang dan lansia sebanyak
1,6 juta orang. Dampak PKH dapat dilihat dari pola konsumsi KPM, dimana PKH meningkatkan konsumsi perkapita KPM serta membantu untuk pengeluaran makanan. Selain itu, PKH juga meningkatkan akses KPM terhadap fasilitas kesehatan serta fasilitas pendidikan.

Terpopuler

To Top