Menkes Nila Moeloek Melantik Sekjen Baru

man-headphones

CN, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Nila Moeloek secara resmi melantik drg. Oscar Primadi, MPH sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan menggantikan Untung Suseno Sutarjo yang sekarang menjadi Pejabat Fungsional Analis Kebijakan Ahli Utama. Acara pelantikan berlangsung di Kementerian Kesehatan RI, Senin (22/10).

Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Nila Moeloek mengatakan tugas Sekretaris Jenderal (Sekjen) bukanlah tugas yang ringan selain melanjutkan program atau kegiatan yang telah dirintis oleh pejabat sebelumnya, maka juga perlu melakukan inovasi upaya peningkatan kinerja Kementerian Kesehatan pada umumnya dan khususnya di jajaran Sekretariat Jenderal, sehingga pelaksanaan program dapat berjalan dengan baik dan berkesinambungan.

Dikutip dari Mediakom, Oscar sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenkes, sejak diangkat pada 19 Februari 2018. Pria kelahiran Pontianak ini sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat pada 2016, Kepala Pusat Data dan Informasi Setjen Kemenkes pada 2013, dan Kepala Pusat Standardisasi, Sertifikasi dan Pendidikan Berkelanjutan Sumber Daya Manusia Kesehatan Pusat Standardisasi, Sertifikasi dan Pendidikan Berkelanjutan Sumber Daya Manusia Kesehatan, Badan PPSDM Kesehatan pada 2011.

Baru delapan bulan menjabat sebagai Irjen, kini peraih Master of Public Health dari Mahidol University Thailand ini telah resmi menjadi Sekjen Kemenkes.

LAHIR di Pontianak, Kalimantan Barat pada tanggal 20 Oktober 1961, masa kecil Oscar dihabiskan di tengah kampung nan damai. “SD sampai SMP saya bersekolah di kampung, di dekat rumah namanya Kampung Bangka Belitung, SMA saya baru ke SMA Negeri 1 Pontianak,” kisah Oscar kepada Mediakom. Setelah menamatkan SMA pada tahun 1979, Oscar yang sejak kecil bercita-cita menjadi dokter akhirnya berusaha mewujudkan impiannya. Hingga akhirnya dia diterima di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. Lulus dari almamaternya, Oscar kembali ke kampung halaman. “Sekitar tahun 1986-1987, ada Inpres saya kembali ke Pontianak dan juga (sambil) berpraktek,” sebut mantan Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat ini. Merasa terpanggil untuk berbuat lebih kepada masyarakat, Oscar pun mencoba memperkaya keilmuannya dengan mengambil master public health di Bangkok, Thailand. Usai menyelesaikan kuliah, ia kembali lagi ke kampung halaman. Seiring waktu, karier Oscar menanjak dan langsung mendapat promosi jabatan. “Saya kembali ke kampung, tidak berapa lama pulang dari situ (Universitas Mahidol) pada usia saya 38 atau 39 tahun, saya jadi Kadinkes Kota Pontianak sampai tahun 2004,” terang Oscar.

Meski memiliki kesibukan sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Pontianak, dirinya tetap berpraktek sebagai dokter gigi. Oscar kembali mendapat promosi, kali ini menjadi Kadinkes Provinsi Kalimantan Barat. Selama menjabat dua posisi tersebut, Oscar mengaku banyak belajar mengenai kesehatan masyarakat yang dipelajarinya saat mengambil gelar S-2. Pada tahun 2009, Oscar memulai lagi pengalaman baru sebagai Direktur Rumah Sakit Jiwa Singkawang, Kalimantan Barat. Selama dua tahun berada disana, Oscar mengaku terkesan.

“Saya seorang dokter gigi, harus belajar lagi, melihat lagi dengan persoalan yang kompleks. Disana kita melihat bahwa masalah kesehatan bukan persoalan sehat-sakit dari sisi jasmani, tetapi juga dari sisi mental, rohani, di tengah keterasingan, kita harus mengayomi mereka. Saya dibantu ahlinya disana,” kenang pria yang dikaruniai dua orang anak ini.

Takdir terus melambungkan kariernya. Pada tahun 2011, Oscar pindah ke Jakarta dan memegang jabatan sebagai Kepala Pusat Standarisasi, Sertifikasi, dan Pendidikan Berkelanjutan, Badan PPSDM Kesehatan. Jabatan ini membuat Oscar belajar hal baru.

“Di sana saya mengurus orangorang pintar, karena mereka yang mau sekolah lagi, mau ambil S-2, S-3 melalui tempat saya. Disana beberapa Permenkes juga sempat saya keluarkan,” jelas suami dari dr. Dedet Hidayati, Sp.A ini. Sepanjang tahun 2011-2013, Oscar menjalankan tugasnya. Selanjutnya, Oscar dihadapkan tantangan baru lagi sebagai Kepala Pusat Data dan Informasi Kemenkes hingga kemudian pada tahun 2018, keriernya menanjak sebagai Irjen Kemenkes. “Tahun 2013 kemudian mengurusi alat-alat canggih di Pusdatin, sampai tahun 2016. Januari 2016 saya dilantik di Biro Komunikasi, sampai tahun 2018 saya dilantik menjadi Irjen,” beber pria berkacamata ini. Pria yang murah senyum ini pun mengaku ada tantangan besar yang harus dihadapinya dan dia yakin dapat mengemban amanah dengan baik. “Saya ingin bekerja tuntas dengan inovasi, keluar dari rutinitas, out of the box dan selalu berkeinginan untuk berbuat baik dan berbuat terbaik untuk masyarakat,” pungkas Oscar.



 

Terpopuler

To Top