Dirjen Kebudayaan Gelar Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan Maestro Seni Tradisi

man-headphones

CN, Jakarta - Upaya menumbuhkan kebanggan generasi muda terhadap karya budaya masa lampau, masa kini dan inspirasinya bagi masa depan sekaligus mengeliminir dampak negatif dari pengaruh global, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemdikbud setiap tahun sejak tahun 2012 menyelenggarakan Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan Maestro Seni Tradisi sebagai program apresiasi dalam kerangka penguatan karakter bangsa.

Sebanyak 51 tokoh atau kelompok akan menerima Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan Maestro Seni Tradisi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di Plaza Insan Berprestasi Kemendikbud, Jakarta, pada Rabu (26/9).

Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid saat konferensi pers di Jakarta, Selasa, mengatakan nama penerima Anugerah Kebudayaan merupakan hasil seleksi yang dilakukan sejak awal Februari 2018.

"Program apresiasi ini sebagai salah satu alat menginternalisasikan nilai budaya, diharapkan dapat membangun kesadaran masyarakat sekaligus meningkatkan motivasi generasi muda untuk lebih peduli terhadap pengembangan kebudayaan Indonesia," ungkap Hilmar Farid di Kemdikbud Jakarta, Selasa, (25/9).

Beberapa tokoh yang akan menerima penghargaan itu antara lain Ebiet G. Ade (musik), Glen Fredly (musik), Sidi Saleh (film), Eko Supriyanto (tari), Afrizal Malna (Sastra), Abah Engkus (silat), Ashadi Siregar, Katamsi Martohardjo  dan lainnya.

Penghargaan ini adalah bentuk komitmen untuk terus melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Indonesia agar tetap mengakar dengan cara menghargai tokoh Indonesia yang secara konsisten berkarya dan berkontribusi dalam kebudayaan.

 

Terpopuler

To Top