Perpustakaan Nasional Gelar Festival Naskah Nusantara IV

man-headphones

CN, Jakarta - Naskah Nusantara adalah dokumen tertulis yang menjadi
khazanah karya budaya bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia sepatutnya bersyukur
dengan kenyataan bahwa tidak semua bangsa memiliki peninggalan tertulis yang
menjadi ciri kemajuan peradaban. Kekayaan naskah Nusantara ini sangat melimpah,
tersebar di hampir seluruh kepulauan di Nusantara.

Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Muhammad Syarif Bando mengatakan  sepanjang perjalanan sejarah bangsa, naskah-naskah Nusantara telah menjadi sumber inspirasi para pendiri bangsa ini. Kita mempelajari bahwa para founding father
mencoba menggali dan mencari jati diri kebangsaan melalui sejarah masa lalu
bangsa Indonesia. Pancasila sendiri disusun berdasarkan konsensus yang dilandasi
oleh sumber pengetahuan khas Indonesia, sementara semboyan negara “Bhinneka
Tunggal Ika” bisa tergali berkat pembacaan yang cermat terhadap naskah Jawa
Kuno berjudul Sutasoma.

"Jelaslah bahwa naskah-naskah sebagai sumber sejarah memiliki peran yang
signifikan dalam mendorong pembangunan manusia berjati-diri Indonesia. Naskah-naskah Nusantara bukan hanya mengandung kisah-kisah sastra, tetapi melingkupi hampir semua bidang kehidupan manusia Indonesia: keagamaan, filsafat, etika, ilmu
pengetahuan, teknologi, astronomi, kemaritiman, hukum, diplomasi, hingga ekonomi. Kearifan-kearifan lokal seperti nilai-nilai toleransi dan akulturasi sebagaimana
tertuang dalam naskah-naskah keagamaan, misalnya, telah dipraktekkan dan
diaktualisasikan masyarakat Indonesia sejak masa lalu, dan perlu terus-menerus
diwacanakan di Indonesia dewasa ini," ungkap Muhammad Syarif Bando pada acara Festival Naskah Nusantara IV dengan tema “Relevansi, Kontekstualisasi, dan Aktualisasi Nilai-nilai Kearifan dalam Naskah Nusantara Menuju Indonesia Maju” berlangsung di Gedung Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Senin (17/9).

Ia mengatakan teks-teks hukum
adat yang menjadi panduan masyarakat Indonesia dalam bermasyarakat, begitu juga
naskah-naskah yang berisi kemaritiman mencerminkan pemahaman mendalam
bangsa Indonesia terhadap lautan.
Naskah-naskah ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut oleh para filolog.
Selain itu, seiring dinamika perkembangan ilmu pengetahuan, pengkajian-pengkajian
naskah meniscayakan kajian yang bersifat interdisipliner, yang melibatkan berbagai
ahli dan stakeholder, sehingga dampak dari hasil penelitian itu dapat lebih diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia masa kini.

Pelaksanaan Festival Naskah Nusantara IV tahun 2018 diselenggarakan selama sepekan, hingga tanggal 22 September 2018. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional RI bekerja sama dengan Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manassa), asosiasi profesi yang bergerak di bidang Pernaskahan Nusantara.

Terpopuler

To Top