Penerapan Biometrik Persingkat Waktu Jemaah Calon Haji Di Imigrasi

man-headphones

General Manager Garuda Indonesia Balikpapan Boydike Kussudiarso membantu jamaah calon haji

CN, Balikpapan - Penerapan sistem biometrik pada penyelenggaraan haji tahun ini diharapkan berjalan baik dan lancar. “Sebelumnya, pemeriksaan biometrik di lokasi kedatangan di bandara Arab Saudi mencapai empat jam. Dengan pemeriksaan yang dilakukan di Asrama Haji diharapkan bisa mempersingkat waktu. Jemaah juga tidak perlu antri lama saat tiba di Imigrasi bandara Saudi.” Demikian diungkapkan General Manager Garuda Indonesia Balikpapan Boydike Kussudiarso saat menerima jemaah calon haji embarkasi Balikpapan di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, Minggu (4/8/2017).

Menurut Boydike, untuk pelaksanaan biometrik di Balikpapan hadir langsung 2 orang petugas dari pemerintah Kerajaan Arab Saudi. “Mereka memantau dan memastikan langsung proses ground handling dan penerapan biometrik semua data jemaah haji yang sudah direkam di Indonesia, yang prosesnya mencapai 5-6 jam. Sehingga sebelum jemaah calon haji sampai ke bandara di Saudi semua data sudah terkirim.” Jelasnya.

Pada kesempatan yang sama GM Aero Catering Services Balikpapan, Gatot Rajasa menjelaskan, jamaah calon haji embarkasi Balikpapan akan mendapatkan pelayanan optimal dalam gal makanan yang sesuai standar nasional. “Para jamaah calon haji akan memperoleh 2,5 kali makan, termasuk makanan ringan atau snack, semua makanan yang disajikan sudah memenuhi syarat kesehatan dengan memperhatikan jumlah asupan karbohidrat, protein dan vitamin. Karena banyak calon jemaah haji yang mayoritas lansia, kami pastikan makanan yang diberikan akan mudah dicerna dan diserap tubuh. Untuk menyesuaikan asupan buah, yang sebelumnya jeruk diganti dengan pisang. Yang penting adalah kenyamanan para jamaah.” Kata Gatot.

Terpopuler

To Top