Perpustakaan Nasional Bersama Kemendikbud Gelar Seminar Internasional Cerita Panji

man-headphones

CN, Jakarta - Perpustakaan Nasional RI bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI menyelenggarakan Seminar Internasional Cerita Panji selama dua hari (Selasa-Rabu) 10-11 Juli 2018 di Gedung Layanan Perpustakaan Nasional RI dikawasan Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Kegiatan Seminar Internasional ini adalah tindak lanjut atas dikukuhkannya naskah Cerita Panji sebagai Ingatan Dunia.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Prof Dr Ing Wardiman Djojonegoro mengatakan masyarakat khususnya generasi muda perlu disosialisasikan Naskah Cerita Panji sebagai warisan documenter bangsa Indonesia. "Panji itu local wisdom. Muatan lokal sebagai pemersatu. Melalui acara ini kita dorong terus agar tumbuh ‘Panji Mania’ di masyarakat," kata Wardiman di Gedung Layanan Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Selasa (10/7/2018).

Menurut Wardiman, Indonesia secara geografis luas, yang menyebabkan budaya masyarakatnya sangat beragam. Kisah-kisah masa lalu, menurutnya, dapat menjadi sumber informasi, selain mengandung nilai sejarah, dan pesan moral. Salah satu kisah masa lalu itu, adalah ‘Cerita Panji.’

"Banyak orang tidak tahu bahwa ‘Cerita Panji’, adalah karya sastra dan budaya Indonesia. Pengaruhnya hingga ke luar negeri. ‘Cerita Panji’ memiliki banyak versi, dan telah menyebar ke seluruh jazirah Nusantara; Jawa, Bali, Kalimantan, Malaysia, Thailand, Kamboja, Myanmar, dan Filipina," tuturnya.

Seminar Internasional Cerita Panji menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya Wardiman Djojonegoro (Indonesia), Nooriah Mohamed (Malaysia), Roger Tol (Belanda), Lydia Kieven (Jerman), dan Rujaya Abikhom (Thailand).

Seminar Internasional diikuti lebih dari 200 peserta dari K/L, kalangan dosen dan mahasiswa ilmu budaya, para peneliti, atase kebudayaan di sebagian negara ASEAN dan Eropa. Selain menghadirkan seminar internasional Cerita Panji, juga diadakan pameran naskah Cerita Panji dan Workshop pelestarian.
 

Terpopuler

To Top