Massa Tutup Jalan, Pemerintah Diminta Jeli Selesaikan Sengketa Pilkada kabupaten Tolikara-Papua

man-headphones

CN, Jakarta - Persoalan pilkada di kabupaten Tolikara, Papua belum juga selesai, bahkan du kabupaten Tolikara semakin hari kian memanas. Salahsatu tokoh pemuda di kabupaten Tolikara, Ishak Giyai mengatakan permasalahan yang kini terjadi di Tolikara baru ia ketahui 14 September 2017, dengan adanya kebijakan yang dikeluarkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) beserta Menteri Kordinator Politik dan Keamanan (Menkopolkam) yang membentuk tim evakuasi atau Tim Kecil. 

Sebagai salahsatu kelompok yang menginginkan adanya penyelesaian sengketa pemilukada di kabupaten Tolikara, Ishak menanyakan apakah tim evakuasi atau tim kecil yang dibentuk itu sudah turun ke daerah atau melihat persoalan langsung di lapangan. 

"Apakah tim kecil itu melihat kejadian dilapangan lalu kembali atau hanya naik pesawat ke Jayapura kemudian kembali lagi, sehingga tidak sampai ditempat yang harusnya di tuju?," ujar Ishac Giyai di Jakarta, Rabu (11/10/2017).

Ia berharap polemik yang kini kembali terjadi di Tolikara khususnya, jangan sampai menimbulkan konflik.  Sehingga rakyat kecil tidak menjadi korban akibat permainan hukum yang dilakukan oleh kalangan elit.

Untuk persoalan pilkada di kabupaten Tolikara, Isac berharap pihak Kemendagri , Menkopolkam serta Presiden dapat melihat persoalan dengan lebih jeli sesuai fakta lapangan atau versi Mahkamah Kinstitudi (MK).

"Kami inginkan Papua itu dalam keadaan nyaman, aman karena pemilu bermartabat berada pada ranah perundang-undangan sehingga  bisa berjalan sesuai dengan adanya kebenaran dan keadilan. Kami tidak ingin terjadi kekacauan atau keadaan yang ricuh, tetapi karena sesuatu hal yang tidak dapat diterima oleh masyarakat, maka terjadilah konflik," tutup Isac.

Situasi yang berkembang saat ini di kabupaten Tolikara sendiri, sejumlah massa melakukan aktivitas pemalangan jalan trans Tolikara Puncak Jaya. Situasi tersebut dikhawatirkan akan mempengaruhi perekonomian setempat.

Terpopuler

To Top